Tes Rorschach !!better!! <FREE>
Psikolog menunjukkan kartu satu per satu dan bertanya, "Apa ini?" atau "Kira-kira ini gambar apa?" . Tidak ada batasan waktu.
Di Indonesia, mulai diperkenalkan pada era 1970-an melalui fakultas psikologi di Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada. Hingga kini, tes ini menjadi bagian dari mata kuliah "Psikodiagnostika" dan sering digunakan dalam rekrutmen di lembaga tertentu seperti TNI, Polri, dan maskapai penerbangan.
Apakah jawaban tersebut merupakan jawaban yang umum diberikan oleh mayoritas orang ( Popular Responses ), ataukah jawaban yang sangat unik dan aneh? Fungsi dan Kegunaan Tes Rorschach tes rorschach
Apakah peserta melihat seluruh bercak ( Whole ), bagian besar ( Common Detail ), atau bagian kecil yang jarang diperhatikan ( Unusual Detail )?
Rorschach menuai pro dan kontra:
Whole (W) jika menggunakan seluruh area, atau Detail (D) jika hanya melihat sebagian kecil area bintik tinta.
: A "W-response" means the person used the whole blot, which often indicates creative or holistic thinking. A "D-response" focuses on a small detail. Psikolog menunjukkan kartu satu per satu dan bertanya,
While many assume there are "right" or "wrong" answers, scoring is based on a person sees the images rather than just what they see.
: What was the specific subject? (e.g., animals, humans, or abstract objects). Popularity : Is the response common, or is it highly original/unusual? Purpose and Controversy The Rorschach is classified as a projective test Hingga kini, tes ini menjadi bagian dari mata